Diskusi
Assalaamu’alaikum…
Salam sejahtera untuk semua…
Sadara-saudaraku,
Ruang ini bisa kita manfaatkan untuk diskusi tentang bisnis apapun. Atau ruang bertanya/cari informasi yang bermanfaat untuk pengembangan bisnis kita.
Dalam suasana perekonomian nasional yang sedemikian carut-marut, bagaimana sebaiknya sikap kita menghadapi hal ini?
Mungkin ada yang mau berpendapat? Silakan…
Wassalam
Uung

Pada tahun 2008-2009 Ekonomi Indonesia tidak menampakkan gelagat perbaikan. Apa lagi kondisi UMKM di Jogja pasca bencana alam.
Dari pengaduan rekan-rekan UMKM di KP2E Yo Bangkit telah memberikan gambaran, betapa kondisi kita (UMKM) sekarang ini dalam kondisi yang serba sulit setelah dilanda bencana alam.
Kerusakan infrastruktur, alat kerja, kehabisan modal, kehilangan pasar, dan segunung carut marutnya kondisi ekonomi.
Kenaikan beberapa bahan pokok ikut memberikan kontribusi keruwetan dalam upaya usaha kita.
Perlakuan bank sebagai kreditur tidak berbeda dengan PREMAN. Apalagi lembaga keuangan Liar itu. Di Jogja banyak sekali…
Apalagi ditambah dengan lambatnya pola kerja pemerintah dalam menyikapi pemulihan ekonomi Jogja.
Semua jadi menyedihkan. Saya khawatir, semua ini menjadi BOM WAKTU yang setiap saat bisa MELEDAK!!! DWARRRRRRRRRRRRRRRRR!!!!!!!!!
Semua mati!
Wallahu A’lam
Nurul
Sudah saatnya kita mandiri. Tidak tergantung oleh BANK.
BOIKOT BANK!!!
Lembaga keuangan bertujuan untuk membantu pengembangan usaha dan saya sepakat dengan pendapat dari mas nurul bahwa bank adalah teman bagi kita pada saat cuaca “cerah” tetapi bisa menjadi kurang bersahabat pada saat cuaca sedang “mendung” apalagi “hujan badai” hehehe.
Tapi saya rasa terlalu berlebihan kalau kita anti dengan bank, memang prinsip dasar dari bank untuk membantu masyarakat dalam berusaha tapi jangan lupa lembaga keuangan berbasis konvensional maupun “modern” juga bertujuan untuk mencari laba, ini bisa dimaklumi mengingat beban operasional dan kepentingan dari lembaga tersebut.
Wassalam
Terima kasih mas Jauhary atas komentarnya…
Dalam frame pemikiran saya sekarang bagaimana menciptakan lembaga keuangan yang bener2 berpihak pada masyarakat kecil. Karena ini efeknya jauh lebih berharga dan berjangka panjang dari pada hanya mementingkan perut para direktur bank.
Maka jika masyarakat umkm bersatu, saya yakin kartel kapitalis bisa dilawan.
Thanks
Nurul
Tentang Tim Ad Hoc Penyelesaian Kredit UMKM DIY pasca gempa bumi:
Dibentuk pada tgl 25 Agustus 2007 dengan SK Gubernur DIY.
Saat ini (Maret 2008). Sudah 7 bulan pemerintah tidak SECARA CERDAS menangani masalah ini. Terbukti Tim Ad Hoc dengan MODAL DENGKUL dan sebagai BAMPER PENGADUAN UMKM yang sedang MENDERITA. Pemerintah tidak mampu bekerja CERDAS dan CEPAT untuk segera MEMBIAYAI Tim Ad Hoc.
Sungguh Permainan BIROKRASI YANG BODOH!!!
Jika sistem yang menghambat, kenapa tidak DIROMBAK SAJA?
INI yang membuat INDONESIA TIDAK MAJU-MAJU!!!
Maka jika ini tidak ditanggulangi secara serius dan dirombak secara FUNDAMENTAL DAN CERDAS, MAKA tunggu saja kehancurannya!!!
Wahai Pemerintah INDONESIA, CAMKAN!!!
TTD
NURUL MUSLIMIN
RAKYAT DAN PELAKU UMKM